F I C T I O N

R E V I E W

T U T O

S Z E N I T H
FOLLOW


"So what if this worldly dunya full of obstacles . It's not even Jannah .”
- N

"Everyone grows as long as they live with time . But only some of them learn from it ."
- Hlovate
"Hidup ni kena pakai neraca Tuhan, hukum Tuhan . Bukan neraca dan hukum manusia ."
- Hlovate
Welcome!

Fadhlin. 18.
Growing and changing are parts of life .
*will update once a week*

written: Wednesday, 4 February 2015 @ 07:55 ✿
2 comment[s]






Pandangan hanya ditunduk . Serabut . Stress . Marah . Geram . Kalau ikutkan hati dah lama dia ikat mereka yang menyebarkan cerita dekat tiang surau tu, biar insaf sikit . 
Ini bukan kali yang pertama . Haih . Manusia ni payah betul nak ambil pengajaran. Masalah dia bukan nak tanya aku dulu desis hati kecilnya . 
Seriously they think they are the one who are right . Fine . But why on earth you spread all those stupid assumption to others . 
"Unacceptable huh ?" 
Rakan di sebelah yang daripada tadi hanya memerhati bersuara . 
"Yeap . I dont care about the others why they are so 'caring' enough about my stories . Like 'oh yeah i know this girl' . " 
Yap . Memang aku tak pernah nak jaga tepi kain orang sebab niat aku datang sini sebab nak belajar . Done . Aku tak teringin pon nak ada memori 'indah' dekat sini . Tapi honest aku tak faham kenapa mereka di sini sibuk nak tahu itu dan ini . 
Friends ? Just a few . Yang lain, mereka cuma kenal nama aku . Aku tak kisah nak judge aku sombong tapi sebar benda tak betul pasal aku, tu dah melampau . 
"Hey, kau tahu manusia ni sifat dia judgemental . Kalau first time dia pandang kau dan letak first impression dekat kau, tu natural . Tapi kalau berkenaan dengan apa yang dia fikir lepas tu, baru dikira judging . Entah . Seriously people kat sini love to judge . Ignore them . Sebab seriously kau explain macam mana pun diorang akan judge and putar belit apa yang kau explain tu lagi ." 
Aku hanya diam mendengar pandangan dia . Otak masih memproses setiap bait kata-katanya . 
"Tapi sampai bila ?" 
Dia hanya menggeleng . 
"Just walk and ignore them and you will be just fine .Trust me . He'll help you along the way ." 
Betul lah tu . Sebab manusia tak akan berhenti menjadi hakim yang tak diiktiraf tarafnya . Mulut manusia bukan boleh tutup . Lagipun, kenapa perlu fikir apa mereka kata tentang kita . 
His judgment is my only priority .

Labels:

Blogger Suhaily Latif said...

menarik.. cerpen atau reality?

http://gadiscokelat87.blogspot.com/

 
Blogger fadhlin farhanah said...

both act . eheh

 

Post a Comment